Kontes SEO Gudangpoker.com

Kunjungi

Jumat, 11 Juli 2014

Menetapkan Normalitas Kehamilan

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Pemeriksaan Kehamilan
Pemeriksaan kehamilan adalah supaya untuk mencegah komplikasi obstetrik bila mungkin ada memastikan bahwa komplikasi di deteksi sedini mungkin serta ditangani secara memadai .
Pemeriksaan fisik pada ibu hamil adalah pemeriksaan yang dilakukan pada setiap ibu hamil yang datang untuk memeriksakan diri dan harus diadakan pemeriksaan lengkap agar dapat diperoleh suatu diagnosa yang tepat.
2.2 Tujuan ANC
Tujuan dilakukannya pemeriksaan kehamilan atau sering disebut antenatal care (ANC) adalah:
1.    Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu
dan tumbuh kembang bayi.
2.    Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental dan
sosial ibu dan bayi
3.    Mengenali secara dini adanya ketidak normalan atau komplikasi
yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit
secara umum kebidanan dan pembedahan.
4.    Mempersiapkan persalinan cukup  bulan,  melahirkan  dengan selamat,   ibu   maupun   bayinya   dengan   trauma   seminimal mungkin.
5.    Mempersiapkan  ibu   agar  masa  nifas   berjalan   normal   dan
pmberian ASI eksklusif
6.    Mempersiapkan   peran   ibu   dan   keluarga   dalam   menerima kelahiran bayi  agar dapat tumbuh kembang secara normal.
2.3 Prosedsur ANC
Hal yang perlu dilakukan pada ANC adalah :
1.      Sapa ibu dan keluarganya dan buat ia merasa nyaman
2.      Melakukan anamnesa
3.      Mendengarkan dan mencatat apa yang dikatakan ibu
4.      Melakukan pemeriksaan fisik
5.      Memberikan konseling tentang nutrisi,  istirahat,  kebersihan,pemberian ASI, KB paska bersalin, dan tanda bahaya, kegiatan seks, kegiatan sehari-hari dan pekerjaan, olahraga ringan, obat-obatan,  merokok,  bahkan pakaian,  serta promosi  kesehatanmengenai imunisasi TT dan tablet Fe.
6.      Melakukan pemeriksaan laboratorium
7.      Membantu ibu dan keluarga untuk mempersiapkan kelahiran dankemungkinan keadaan patologis
8.      Persiapan rujukan untuk suatu keadaan patologis
9.      Menentukan jadwal kunjungan ulang
10.  Melakukan pendokumentasian

a)      Jadwal Kunjungan
Setiap wanita hamil menghadapi komplikasi yang bias mengancam jiwanya. Oleh karena itu setiap wanita hamil memerlukan sedikitnya 4x kunjungan selama periode antenatal yaitu :
-   TM I        :    di mulai dari konsepsi sampai 3 bulan
-   TM II       :    dari bulan 4 sampai 6 bulan
-   TM III     :    dari bulan ke 7 sampai ke 9 bulan 
-   TM IV     :    usia kehamilan antara 20 minggu - 48 minggu


b)      Informasi Penting
Adapun pada setiap kunjungan yang dilakukan oleh ibu hamil perlu mendapatkan informasi yang penting yaitu :
1. Kunjungan TM I (sebelum minggu ke 14)
a.    Membangun hubungan saling percaya antara petugas kesehatandengan ibu hamil
b.    Mendeteksi masalah dan penanganannya
c.    Mencegah masalah seperti tetanus, anemia, dan kekurangan zat besi
d.   Kesiapan melahirkan & persiapan untuk menghadapi komplikasi
e.    Mendorong perilaku yang sehat                    
2. Kunjungan TM II (sebelum minggu ke 28)
a.       Kewaspadaan khusus tentang preeklampsi akibat kehamilan yangharus dipantau, tekanan darah dan protein urin.
b.      Memberikan tablet Fe
c.       Tanyakan tanda-tanda yang menunjang keadaan tersebut
d.      Kunjungan TM III (antara minggu ke 28 - minggu ke 36)
e.       Lakukan palpasi abdomen untuk mengetahui apakah ada kehamilanganda
f.       Deteksi letak bayi yang tidak normal / kondisi lain yang menentukan kelahiran sakit
g.      Persiapan kelahiran
h.      Persiapan menyusui

2.4   Konsep Asuhan Kebidanan
2.4.1   Pengkajian data subyektif
a.   Identitas / Biodata
·         Nama : Untuk membedakan pasien yang satu danyang lain.
·         Umur : Untuk mengetahui apakah umurnya mempunyai faktor resiko atau tidak, usiayang  baik   untuk  masa  kehamilan yaitu antara 20 sampai 35 tahun.
·      Suku/bangsa : Untuk menentukan adat istiadat atau budaya
·      Agama: Untuk menentukan bagaimana memberikandukungan selama proses asuhan kebidanan.
·      Pendidikan : Untuk menentukan tingkat intelektual danmenentukan bagaimana memberikan konseling.
·      Pekerjaan: Untuk mengetahui taraf hidup dan sosialekonomi serta beban kerjanya.
·      Alamat: Untuk   mengetahui    keadaan   lingkungantempat tinggal dan menjaga kemungkinanbila ada ibu yang namanya sama serta untukmenghubungi ibu dan keluarganya apabila terjadi sesuatu.
b. Anamnesa
Bertujuan    untuk    mendeteksi    komplikasi-komplikasi    dan
menyiapkan kelahiran dengan mempelajari keadaan kehamilan
sekarang, kehamilan dan kelahiran terdahulu, kesehatan umum
dan kondisi sosial ekonomi. Pada tanggal.................. Pukul............ oleh...............
1.      Alasan Kunjungan
Untuk mengetahui kesehatan ibu dan janin yang ada dalam kehamilan
•   Kunjungan Awal:
Dengan melakukan anamnesa lengkap pada ibu hamil, pemeriksaan fisik menyeluruh pada ibu.
•   Kunjungan Ulang :
Dengan melakukan pendeteksian komplikasi-komplikasi mempersiapkan kelahiran dan kegawatdaruratan, pemeriksaan fisik yang terfokus dan pengajaran
2.      Keluhan
Untuk mengetahui keluhan yang dirasakan oleh ibu. Pada kehamilan normal, biasanya ibu berkunjung karena ingin mengetahui kehamilannya atau karena ada keluhan fisiologi seperti sering buang air kecil pada trimester 1 dan 3, susah buang air besar, mual pada awal kehamilan, sesak nafas saat tidur, dan lain-lain
3.      Riwayat Mestruasi
·      Menarche: Untuk mengetahui kapan menstruasi pertama atau untuk mengetahui masa kematangan reproduksinya. Normalnya antara usia 9-16 tahun.
·      Siklus : Untuk     mengetahui     adanya     penyakit penyerta, lama siklus rata-rata 28 hari, dapat juga antara 20 hari - 45 hari (Guyton, 1995: 742). Adapun pendapat yang menyatakan siklus normal 28 hari dan 35 hari, ada pula antara 21-32 hari. Lama normalnya 3-7 hari, banyaknya 2-4 x ganti pembalut, konsistensi normalnya encer.
4. Riwayat kehamilan, persalinan, nifas yang lalu
Untuk mengetahui jumlah kehamilan, jumlah kehamilan normal  4, dan apakah kehamilannya yang terdahulu bermasalah, apakah ibu pernah hamil beresiko, serta riwayat persalinan dan nifas yang lalu, meliputi penolong, tempat serta keadaan anak saat lahir.
5. Riwayat Kehamilan Sekarang
·      HPHT : Untuk mengetahui hari pertama haid terahir, sehingga dapat diketahui taksiran persalinan.
·      HTP : Dihitung dengan menggunakan rumus Neagleyaitu +7-3+1

6.    Keluhan yang dirasakan
·      Trimester I : Biasanya pada kehamilan normal ibu mengeluh mual, pusing, sering buang air kecil.
·      Trimester II : Keluhan   fisiologis   yang   sering terjadi biasanya tidak sampai mengganggu aktifitas ibu.
·      Trimester III : Keluhan   fisiologis   yang   sering terjadi yaitu sering buang air kecil, sesak saat tidur.

7.    Pergerakan Janin
Untuk mengetahui pergerakan janin pertama pada kehamilan berapa minggu, serta untuk mengetahui gerakan. Gerakan janin normal yaitu primigravida pada usia kehamilan 20 minggu dan multigravida pada usia kehamilan ± 16-18 minggu. Gerakan janin normal yaitu 4x 1 jam, ada pula pendapatyang menyatakan lx 1 jam.
8.    Pola Makan dan Minum
Untuk mengetahui gizi ibu, pada kehamilan normal,nafsu makan bertambah, berkurang hanya pada awalkehamilan
9.    Pola Eliminasi
Untuk   mengetahui   ada   tidaknya   gangguan   pola eliminasi, pada kehamilan normal buang air kecil > 5x sehari dan buang air besar lx sehari.
10.    Aktifitas sehari-hari
Untuk mengetahui apakah ibu cukup istirahat atau tidak. Normal istirahat 6-8 jam pada malam hari dan 1-2 jam pada siang hari.
11.    Riwayat Imunisasi TT
Untuk mengetahui apakah ibu sudah cukup mendapatkan imunisasi TT. Ibu hamil mendapatkan imunisasi TT 2x dengan interval 4 minggu.
12.    Riwayat Kontrasepsi
Untuk mengetahui alat kontrasepsi yang pernah digunakan sebelum kehamilan ibu.
13.    Riwayat kesehatan atau penyakit yang diderita sekarang dan dulu
Untuk mengetahui apakah ibu mempunyai penyakit berat atau tidak : seperti Jantung, Diabetes, Asma, dan sebagainya.
14.    Riwayat Kesehatan Keluarga
Untuk  mengetahui  adanya penyakit keturunan atau tidak seperti :Diabetes, AIDS, Paru-Paru dan sebagainya  ''
15.    Riwayat Psiko-sosial
Untuk mengetahui status perkawinan, apakah kehamilan diinginkan, perasaan mengenai kehamilannya, serta hubungan ibu dengan keluarga dan masyarakat.
16.  Pola kebiasaan sehari-hari atau perilaku kesehatan
Untuk mengetahui perilaku sehari-hari apakah ibu mempunyai binatang peliharaan, serta mengetahui apakah ibu biasa mengkonsumsi alkohol, obat-obatan, jamu, merokok, makan sirih maupun melakukan irigasi vagina.
17.  Kepercaaan yang berhubungan dengan kehamilan, persalinan dan nifas
Untuk mengetahui adanya adat kepercayaan yang dapat mempengaruhi kehamilan, persalinan serta nifas.

2.4.2   DataObyektif
1. Pemeriksaan Umum
Keadaan Umum : Untuk menentukan keadaan ibu apakah kelihatan sakit/tidak, normalnya keadaan ibu composmentis. Keadaan emosional: Untuk mengetahui status emosional ibu, normalnya keadaan emosional ibu stabil.
2. Tanda-tanda Vital
Pada ibu hamil normal:
Tekanan darah   : 120/80 mmHg - 140/90 mmHg
Pernafasan          : 16-24x / menit
Nadi                   : 84-88x / menit
Suhu                   :36,5-37,5°C
3. Pemeriksaan Fisik
·      Berat badan: Kenaikan rata-rata pada  ibu  hamil normal  yaitu   12,5  kg,  tidak boleh lebih dari 0,5 kg/minggu.
o   Trimester I : 1 -2 kg
o   Trimester II : 0,4-0,5 kg tiap minggu
o   Trimester III: 5,5 kg
·      Tinggi badan :   Normalnya > 145 cm
·      Lila : Normalnya  > 23,5 cm, bila kurang ibu hamil mempunyai faktor resiko KEK.
·         Rambut dan Kulit : Dilihat apakah rambutnya bersih, tidak rontok, dilihat kebersihan kulit serta apakah turgor kulitnya baik, jika torgornya jelek dehidrasi.
·         Muka : Dilihat apakah ada oedema atau tidak, dan pada kehamilan normal tidak ada oedema, dilihat apakah ada cloasma gravidarum atau tidak.
·         Mata : Dilihat   apakah   konjungtiva   merah muda atau pucat, normalnya merah muda, jika pucat ibu hamil mengalami anemia. Dilihat apakah  sklera putih/kuning, normalnya putih, jika kuning maka ikterus. Kelopak mata dilihat apakah ada oedema atau tidak
·         HidungDilihat apakah ada polip
·         Mulut : Dilihat apakah ada stomatitis atau tidak. Gigi dilihat apakah ada Caries atau tidak. Lidah dilihat apakah bersih atau kotor. Pada  tonsil   dilihat apakah terjadi pembengkakan atau tidak, normalnya tidak terjadi pembengkakan, jika bengkak berarti Tonsisilitis.
·         Telinga : Dilihat apakah ada serumen
·         Leher : Kelenjar tiroid diperiksa apakah ada bengkak atau tidak, jika bengkak berarti gondok. Kelenjar getah bening apakah mengalami pembengkakan atau  tidak, bengkak berarti ada infeksi.
·         Dada : Bunyi jantung terdengar teratur atau tidak
·         Jantung : Normal , teratur atau reguler
·         Paru-paru : Terdengar wheezing atau tidak, normal jika tidak ada wheezing, jika ada maka asma. Terdengar ronchi atau tidak, normal : tidak ada jika ada maka bronchitis.
·         Mammae : dilihat apakah betuknya simetris atau tidak, normal simetris. Dilihat apakah terjadi hiperpegmentasi pada aerola atau tidak. Dilihat apakah puting menonjol atau tidak. Palpasi apakah ada nyeri tekan atau teraba massa, normalnya tidak.
·         Abdomen Inspeksi: Apakah ada bekas luka operasi atau tidak. Apakah ada striae livida, striae albican atau tidak. Apakah ada linea nigra, linea alba atau tidak. Pembesaran abdomen sesuai dengan usia kehamilan atau tidak
·         Palpasi
o    Leopold I  : Menentukan TFU dan bagian yang ada di fundus
o   Leopold II  : Menentukan bagian punggung janin
o   Leopold III : Menentukan apakah bagian terendah janin sudah masuk/ belum, serta menentukan bagian yang ada pada perut bagian bawah.
o   Leopold IV  :  Menentukan   seberapa   jauh   bagian   terendah tersebut masuk PAP.
o   TBJ  :  Menentukantaksiran berat janin dengan menggunakan Rumus Johnson Toshack yaitu (TFU cm-N) x 155. Dimana N :
o   N = 13 bila kepala belum melewati PAP
o   N =  12 bila kepala masih berada di atas Spina ischiadika
o   N = 11  bila kepala berada dibawah Spina ischiadika
·         Auskultasi: Untuk menentukan adanya DJJ dan apakah DJJ-nya normal. DJJ normal pada ibu hamil normal adalah 120-160 x/menit.
·         Pinggang : Periksa   kctuk   apakah   Costro   Vetebra   angle  Tenderness ada nyeri atau tidak.
·         Anogenital : Inspeksi pada perineum apakah ada luka perut atau tidak. Pada vulva vagina, Apakah ada varices atau tidak. Apakah ada oedema atau tidak. Kelenjar skena terjadi pembengkakan atau tidak, jika bengkak berarti infeksi. Kelenjar bartholoini terjadi pembengkakan atau tidak, jika bengkak berarti bartholonitis.
·         Anus : Apakah ada hemorroid atau tidak
·         Ekstremitas : Apakah ada oedema atau tidak. Apakah ada varices atau tidak. Reflek patella kanan dan kiri diperiksa apakah ada atau tidak, jika ada hiperfleksi atau hipofleksi.
·         Pemeriksaan Panggul Luar:
·         Pada ibu hamil, ukuran panggul luar yang normal yaitu :
o  Distantia spinarum  : 25 cm
o  Distantia cristarum  : 28 cm
o  Conjungta eksterna : 20 cm
o  Lingkar panggul      : 80 cm
Tabel Perbandingan Antara Primipara Dan Multipara
Bagian
Primipara
Tegang
Longgar, terdapat striae
Pusat
Menonjol
Dapat datar
Tegang
Agak lunak
Tegang, tegak
Menggantung, agak lunak, terdapat striae
Labia
Bersatu
Agak terbuka
Koyak beberapa tempat
Karankula himenalis
Sempit dengan rugae utuh
Lebar, rugae berkurang
Licin, lunak, tertutup
Sedikit terbuka, teraba bekas robekan persalinan
Pembukaan
Mendatar lalu membuka
Membuka dan mendatar
Masih utuh
Bekas luka episiotomi




2.4.3   Pemeriksaan Laboratorium
·      Hb : Untuk mengetahui apakah ibu mempunyai factor  resiko anemia. Hb normal > 11 gr % pada trimester I dan III, >10,5 gr % pada trimester II. (Prawirohardjo: 2001: 281).
·      Proteinuria : Untuk mengetahui apakah ibu mempunyai faktor resiko terhadap preeklampsi. Normalnya proteinuria (-).
·      Glukosa win: Untuk mengetahui apakah ibu mempunyai faktor resiko terhadap diabetes mellitus. Normalnya glukosa urin (-).
2.4.4   Interpretasi Data
Untuk identifikasi diagnosa berdasarkan data-data yang terkumpul pada kehamilan normal:
G ... P ... A ... Gravida .... Minggu, janin hidup tunggal intrauterine, letak memanjang, presentasi kepala, keadaan ibu dan janin baik.
2.4.5   Identifikasi Diagnosa dan Masalah Potensial
Untuk mengidentifikasi diagnosa potensial dan masalah potensial berdasarkan diagnosa dan masalah yang sudah teridentifikasi. Pada kehamilan normal diagnosa potensial dan masalah potensial tidak ada.
2.2.10 Tindakan Segera atau Kolaborasi
Untuk menentukan konsultasi, kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain berdasarkan kondisi pasien. Pada kehamilan normal tindakan segera atau kolaborasi tidak ada.
2.4.6 Rencana Tindakan
1.  Trimester I dan II
a. Setiap bulan sekali
b. Diambil data tentang laboratorium
c. Pemeriksaan ultrasonografi
d. Nasehat diet tentang empat sehat lima sempurna, tambahan protein 1/2 gr/kg BB = satu telur/hari
e. Observasi   adanya   penyakit   yang   dapat   mempengaruhikehamilan, komplokasi kehamilan
f. Rencana   untuk   pengobatan   penyakitnya,   menghindari terjadinya komplokasi kehamilan, dan imunisasi tetanus I.
2.  Trimester II
a. Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda kelahiran
b. Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan
c. Diet empat sehat lima sempurna
d. Pemeriksaan eltrasonografi
e. Imunisasi tetanus II
f. Observasi   adanya   penyakit   yang   menyertai  kehamilan, komplikasi hamil trimester ketiga
g. Rencana pengobatan
h. Nasehat tentang tanda-tanda inpartu, kemana harus datang untuk melahirkan.
(Manuaba, 1998: 133)
2.4.7   Tindakan
Trimester I dan II, setiap bulan sekali:
1.  Mengambil data tentang laboratorium
2.  Melakukan pemeriksaan ultrasonografi
3.  Memberi  nasehat  diet tentang  empat  sehat  lima  sempurna,tambahan protein 1/2 gr/kgBB = satu telur/hari.
4. Mengobservasi  adanya  penyakit  yang  dapat  mempengaruhikehamilan, komplikasi kehamilan
5. Membuat rencana untuk pengobatan penyakitnya, menghindariterjadinya komplikasi kehamilan, dan imunisasi tetanus I.
Trimester II, setiap 2 minggu sekali sampai ada tanda kelahiran
1.  Mengevaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan
2.  Menganjurkan diet empat sehat lima sempurna
3.  Melakukan pemeriksaan ultrasonografi
4. Melakukan imunisasi tetanus II
5.  Mengobservasi adanya penyakit yang  menyertai  kehamilan,komplikasi hamil trimester ketiga
6.  Membuat rencana pengobatan
7.  Memberi nasehat tentang tanda-tanda inpartu, kemana harusdatang untuk melahirkan.

2.4.8   Evaluasi
Setelah diberikan konseling dan penjelasan :
1.  Klien dapat  mengetahui   hasil   pemeriksaan   dan   keadaan kehamilan
2.  Klien mau melaksanakan semua anjuran
3.  Klien memahami dan mengetahui semua penjelasan
4.  Klien sudah mendapat asuhan sesuai dengan prosedur, sehingga hasilnya sesuai harapan.

2.5     Menentukan Diagnosis
1)   Menetapkan Normalitas Kehamilan
a) Membuat kesimpulan dari seluruh hasil temuan.
b) Berdasarkan data dasar ( subjektif dan objektif ) yang mengacu pada kondisi yang fisiologis dalam kehamilan.
c)  Dituntut pemahaman mengenai perubahan anatomi fisiologi ibu hamil, serta adaptasi psikologis ibu hamil di setiap trimester.
















BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Setiap wanita hamil menghadapi komplikasi yang bisa mengancam jiwanya. Oleh karena itu setiap wanita hamil memerlukan sedikitnya 4x kunjungan selama periode antenatal.
Pemeriksaan pada ibu hamil meliputi, yaitu:
1. Data subjektif
2. Data objektif
3. Pemeriksaan Laboratorium
4. Interpretasi Data
5. Identifikasi Diagnosa dan Masalah Potensial
6. Tindakan Segera / Kolaborasi
7. Rencana Tindakan

3.2 Saran
Diharapkan setelah dilakukan pemeriksaan kehamilan ibu hamil dapat mengetahui pentingnya melekukan kunjungan 4x selama kehamilan. Sehingga jika terjadi hal yang bisa mengancam jiwa ibu dan janin dapat segera mendapat tindakan dan rujukan.



DAFTAR PUSTAKA

Ari Sulistyawati, Asuhan Kebidanan Pada Masa Kehamilan, Jakarta, Salemba Medika,2009.
Ika Pantiawati, dkk. Kumpulan Soal Ujian OSCA Kebidanan. Jakarta, Numes, 2009.
Bobak, lowdernik, jensen, buku ajar keperawatan maternitas, jakarta : egc,2004
Departemen Kesehatan RI, 1992, Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Dalam Konteks Keluarga, Jakarta
Departemen Kesehatan RI, 1998, Asuhan Keperawatan Ibu Hamil (Antematal), Modul Diklat Jarak Jauh, Jakarta
Departemen Kesehatan RI, 1999, Buku Acuan Pelatihan Asuhan Persalinan Dasar, Jakarta
Pusdikanakes – who – jhpiego, asuhan antenatal, jakarta, 2003
W.R., 2001. Panduan Lengkap Perawatan Kehamilan. Jakarta. Dian Rakyat
Varney h, varney’s midwifery, london : jones & bartlett publishers,1997
Seller, p. Mc, midwifery, volume 2, 1993, juta & co ltd 2
Manuaba, IBG, 1998. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, Dan Keluarga Berencana Untuk Bidan. EGC. Jakarta.
Mochtar, 1998. Sinopsis Obstetri Jilid 1. EGC. Jakarta.
Pusdiknakes, 2001. Buku 2 Asuhan Antenatal.
Sarwono, 2000. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Yayasan Bina Pustaka. Jakarta.
Scott, J. 2002. Buku Saku Obstetri Ginekologi. Jakarta: Widya Medika.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Your CommEnT........